Dari 50 Unit RTLH Baru Diusulkan 20 Unit,Gubernur Letak Batu Pertama

KEPAHIANG ,INK – Dari 50 Unit RTLH Baru Diusulkan 20 Unit,Gubernur Letak Batu Pertama RTLH Didesa Kandang Kecamatan Seberang Musi.(07/12/2022).

Pada Kegiatan Itu,Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepahiang yang terdiri dari Ketua Komisi III Ansori M, Wakil Ketua Komisi II Maryatun, Wakil Ketua Fraksi Nasdem R.M. Johanda, S.Pd beserta anggota Komisi I Wansyah menghadiri kegiatan peletakan batu pertama program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Baznas RI, yang dilaksanakan di Desa Kandang Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang.

Program RTLH ini merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dimana terdapat 50 unit yang akan dilakukan di Kabupaten Kepahiang, namun pada tahap pertama ini baru diusulkan sebanyak 20 unit yang salah satunya dilaksanakan di Desa Kandang Kecamatan Seberang Musi Kabupaten Kepahiang.

Peletakan batu pertama dilakukan secara langsung oleh Gubernur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A., yang hadir di lokasi. Dalam kesempatan ini beliau juga membagikan bantuan lainnya yaitu bantuan Oxygen Concentrator bagi Puskesmas dan Handsprayer bagi kelompok tani di Kabupaten Kepahiang. Diketahui sebelumnya di lokasi berbeda beliau juga telah menyerahkan bantuan pemasangan listrik gratis berdaya 450 V bagi 100 unit rumah masyarakat tidak mampu di Kabupaten Kepahiang.

Terkait RTLH ini, dalam sambutannya Gubernur Bengkulu menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan program khusus Baznas RI yang dilakukan secara merata di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

“Program bantuan ini bersumber dari dana zakat dan disalurkan kepada masyarakat dengan kriteria khusus yang memang pantas menerima, dipilih melalui usulan dan nantinya dibangun langsung oleh masyarakat itu sendiri,” terang Gubernur Rohidin.

Dia pun kemudian menegaskan agar aparatur pemerintah desa terutama kepala desa untuk dapat membantu dan terus mengontrol masyarakat penerima bantuan dalam membangun rumah tidak layak huni tersebut, agar dalam pelaksanaanya dapat berjalan dengan baik seperti yang diharapkan.

Dalam kesempatan yang sama sehubungan dengan status Universal Health Coverage (UHC) yang diperoleh Provinsi Bengkulu sejak tanggal 18 November lalu, Gubernur Bengkulu menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak perlu khawatir akan kebutuhan pelayanan kesehatan yang sudah di jamin oleh pemerintah melalui layanan kesehatan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Kepada Rumah Sakit jangan lagi menolak pasien, sebab mulai saat ini masyarakat yang belum memiliki kartu boleh membawa KTP dan dapat dilayani oleh layanan kesehatan, atau laporkan kepada BPJS untuk penerbitan kartu jaminan kesehatannya. Kemudian jika kartunya tidak aktif maka saat membutuhkan layanan kesehatan dapat segera diaktifkan, begitupun tunggakan langsung dihapuskan,” sampai Gubernur Bengkulu.

Untuk diketahui dalam kegiatan ini juga hadir Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, M.M., IPU., Forkopimda Kabupaten Kepahiang, segenap jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu serta Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Kepahiang diantaranya Edwar Samsi, S.IP., Ir. H. Darmawansyah, MT., dan Zainal S.Sos., Asisten beserta Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Ketua beserta anggota Baznas Provinsi Bengkulu dan Baznas Kabupaten Kepahiang. Selanjutnya turut hadir Camat Seberang Musi dan sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Seberang Musi. (Rls/HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *